Entah kenapa mungkin aku seorang yang suka julid pada tokoh-tokoh film atau serial anime. Julid yang membuat orang lain keki. Wkwk.
Aku julid terutama pada tokoh-tokoh perempuan menye-menye. Tokoh perempuan yang seringkali membuatku ingin memukulkan kepala ke tembok. Seperti ini contoh-contohnya:
Saat menonton frozen, baik 1 ataupun 2, aku selalu merasa bahwa Anna adalah tokoh yang menyebalkan. Kenapa coba dia harus membuat Elsa kesulitan. Kesulitan karena Anna mengajaknya main seluncur yang berakhir tragedi Anna jatuh karena Elsa terpeleset dan terlambat memberikan jalur esnya. Anna juga bodoh. Sorry ya gimana gak bodoh. Dia dengan mudahnya bilang mau menikah dengan lelaki yang baru dia temui. Oh wow. Kebodohan yang sempurna. Anna juga sok tahu. Merasa tahu segalanya tentang Elsa. Mengatakan ini itu seolah benar. Yang justru membuat Elsa kesal. Aku juga jadi kesal. Wkwk. Belum lagi dia membuat Kristoff kesulitan. Ya intinya seorang Anna ini sangat pandai mneyulitkan orang lain.
Saat menonton Harry Potter, aku mulai terganggu dengan hadirnya anak bungsu keluarga Weasley. Apalagi saat dia mulai menyimpan rasa pada Harry. Entah kenapa aku merasa Harry mah gadis mana saja dia oke-oke aja. Tapi kehadiran perempuan itu "perempuan yang tak mau kutuliskan namanya di sini" yang mungkin bagi Harry oke-oke aja, bagiku malah nampak seperti jalang (maaf). Ya, bagaimana tidak. Dia terlibat dengan banyak lelaki di Hogwart. Kemudian dia menaruh perasaan pada Harry dan membuat Harry bertekuk lutut padanya. Oh, so .... irritating. Mungkin bagi penonton lain dia itu cantik, manis, perhatian. Bagiku dia jalang (maaf lagi). Ya intinya aku gak suka dia.
Setiap kali menonton anime Oregairu (yang kemudian kusesali sekarang karena merasa menghabiskan waktu), aku selalu membenci Yui. Dia adalah jalang lain versi anime. Jalang yang setiap kehadiran dia, kata-kata dia di animenya akan membuatku sakit kepala. Terutama kalau sudah keluar kata-kata: Ya halloo.... Auto pengen banting laptop. Ya meski aku juga menyalahkan Hachiman yang susah sekali tegas. Harusnya Hachiman jadi lelaki dingin saja udah. Tapi ya Watari menjadikannya lelaki yang terlalu "lembut" ya begitulah jadinya. Hanya saja, Yui ini memang tak tahu diri. Sudah tahu Hachiman punya pawang, eh seenak udel aja godain Hachiman. Pengen geplak jadinya.
Siapa berikutnya tokoh yang aku benci?
Nanti akan diupdate kalau ingat, hehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar