Jumat, 03 Juni 2022

Aku Tak Suka Punya Kesukaan yang Sama

Jadi beberapa waktu ini aku menyadari aku sangat sangat sangat gak suka kalau tahu kesukaanku disukai oleh orang lain juga. Misal buku bacaan; aku tak suka orang lain memiliki bacaan yang sama denganku; terutama kalau aku yang duluan baca. Aku juga gak suka orang lain memilih idola yang sama; makin gak suka kalau orang itu banyak menceritakan ini itu blah blah blah tentang idola yang baru saja disukainya secara impulsif. Sebenarnya sih gak boleh kita manusia punya idola kecuali seseorang yang sudah diteladankan. Itu sebabnya aku suka mengidolakan seseorang atau grup orang secara sembunyi-sembunyi; tidak terang-terangan. Karena mengidolakan bersama-sama itu menyebalkan. Serius!

Dan baru saja aku menemukan kesenangan di awal tahun 2022, tak bertahan sampai pertengahan aku berniat menyudahi kesenanganku terhadap satu grup idola gara-gara tetangga sebelah dengan menyebalkannya sering mengobrolkan konten dari grup itu. Enggak tau kenapa risih saja dengernya. Sebel. Memang gak disebutkan idolanya, tapi aku tahu apa yang orang itu maksud. Mungkin ya mungkin andai orang itu diam-diam saja mungkin aku tak akan terganggu. Tapi karena sering spill jadinya menyebalkan. Sangat!

Jadi mungkin sebenarnya ini jalan baik sih agar aku kembali ke jalan yang lurus. 
Tapi
aku
masih
sebal

Sekian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengadilan Anak. Pengadilan untuk pelaku kriminal yang dilakukan anak di bawah umur. Hakim Sim Eun-sok adalah hakim yang ditugaskan di sebua...