Shiba Miyuki
Mari berkenalan dengan "kembaran" Yukinoshita Yukino dari sekolah sihir. Hehe. Dialah Shiba Miyuki.
Shiba Miyuki adalah karakter heroine dari Mahouka Koukou no Rettousei. Shiba Miyuki adalah siswa tahun pertama di sekolah sihir Jepang, yang lahir pada 25 Maret 2080. Tak jauh dari "kembarannya" Yukino, Miyuki juga adalah seorang snow queen alias ratu es. Miyuki memiliki paras cantik dengan wajahnya yang putih pucat, rambut panjang sepunggung, dan badan yang tinggi langsing. Miyuki tinggal bersama kakak yang kemudian menjadi bodyguard dan lalu berkembang menjadi tunangannya yaitu Shiba Tatsuya. Shiba Tatsuya sendiri adalah siswa sekolah sihir yang ditempatkan di kelas B (Miyuki ditempatkan di kelas A) namun ternyata Tatsuya memiliki kemampuan sihir melebihi siswa-siswa lainnya.
Selain cantik, Miyuki adalah siswa yang cerdas dan pandai berorganisasi. Sosoknya juga menjadi idaman bagi para siswa laki-laki maupun perempuan. Selain kembar secara visual, Miyuki juga punya seiyu yang sama dengan Yukino, yakni Saori Hayami.

Hal unik dari Miyuki adalah bahwa dia akan menjadi sangat cemburu apabila ada seseorang yang dekat dengan Shiba Tatsuya. Berlaku sebaliknya bagi Tatsuya, dia akan menjadi sangat marah apabila ada seseorang atau kelompok orang yang menyakiti Miyuki. Menurut runtutan ceritanya, diketahui ternyata Miyuki memang "diciptakan" untuk Tatsuya. Hal yang menjadi sangat mengejutkan karena Tatsuya menyangka dialah yang diciptakan untuk Miyuki (pemikiran saya juga sih). Hal itu ternyata beralasan. Karena sebenarnya Tatsuya itu tidak memiliki perasaan apapun, kecuali satu: rasa sayangnya kepada Miyuki. Jadi tak ada yang lebih penting bagi Tatsuya selain Miyuki. Kemarahan Tatsuya akan muncul hanya bila Miyuki tersakiti. Hal ini menunjukkan benar adanya Miyuki dibuat untuk Tatsuya dengan maksud agar mengimbangi emosi Tatsuya. Meski demikian Miyuki kadang tak bisa mengendalikan emosinya, sering kali emosi cemburunya sih, sehingga tiba-tiba saja tangannya mengeluarkan salju. Tentu saja jika sudah demikian maka Tatsuyalah yang harus melunakkannya. Miyuki juga akan bereaksi secara otomatis mengeluarkan serangan bila ada yang merendahkan kakaknya. Karakter yang menurut saya sangat menarik untuk diikuti setiap perkembangannya.
Ayuzawa Misaki

Menjalani peran ganda dalam kehidupan, apakah bisa?
Ayuzawa Misaki adalah Ketua Osis di SMA Seika. Dia dikenal sebagai ketua yang tegas dan menakutkan bagi siswa laki-laki tetapi lembut dan sangat penyayang pada siswa perempuan. Misaki melakukan banyak usaha keras untuk menjadi ketua Osis di Seika. Dia belajar keras untuk akademiknya, belajar keras untuk atletiknya, dan ide-ide besarnya di Osis. Namun, itu hanya dia tampakkan di sekolah. Di luar sekolah dia adalah sosok lain. Misaki bekerja untuk membantu memenuhi tanggungan ibunya di sebuah cafe Maid Latte. Berbeda dengan imejnya di sekolah, di cafe Misaki harus menunjukkan dirinya yang lembut, manis, anggun, dan imut untuk menyambut dan melayani pelanggan. Bahkan pakaian yang dikenakannya juga khas seragam Maid Latte yang jauh berbeda dengan seragam sekolahnya. Meski awalnya enggan, Misaki tetap menjalani peran ganda agar ibunya dan Suzuna tidak kesulitan.
Setiap kali harus beralih peran menjadi Misa-chan di Cafe Maid Latte, Misaki selalu berpikir bahwa imejnya akan hancur jika ada siswa di sekolah yang mengenalinya. Dan memang terjadilah. Usui Takumi salah satu siswa di Seika memergoki Misaki di suatu hari, saat Misaki sedang membuang sampah di belakang cafe. Usui bahkan menunggu sampai jam pulang demi memastikan bahwa dia tak salah mengenali Misaki. Karena Usui sudah mengetahuinya, mau tak mau Misaki harus mengajak bicara Usui. Usui pun memahami alasan Misaki.
Meski begitu Misaki tak bisa mempercayai Usui begitu saja. Setiap hari setelah kejadian Usui mengetahui rahasianya, Misaki selalu berpikir suatu hari Usui akan membeberkan rahasia kepada siswa lain untuk mengancamnya, yang mana sesungguhnya tak pernah terjadi. Usui sendiri sebenarnya adalah siswa yang penuh rahasia. Hal yang menarik, setelah Usui mengetahui pekerjaan Misaki, Usui malah jadi sering berkunjung dan menjadi pelanggan di Maid Latte. Meski Misaki jengah namun dia tak bisa berbuat apa-apa. Apalagi saat Misaki dipergoki oleh trio idiot (tiga siswa laki-laki yang sering Misaki jewer telinganya di sekolah karena bandel) dan kemudian berhasil diselamatkan Usui. Alih-alih membeberkan rahasia Misaki, trio idiot kemudian beralih menjadi fans Misa-chan. Haha.
Namun, amarah Misaki kemudian muncul manakala dia mengetahui kekalahan di peringkat akademik menjadi nomor 2, sementara nomor 1 diduduki oleh Usui Takumi. Semenjak saat itu Misaki menjadi lebih giat lagi belajar dan bertekad mengalahkan Usui. Sepanjang episode-episode berikutnya, diperlihatkan bagaimana interaksi Misaki dan Usui yang semakin intens. Bahkan karena Usui memiliki kemampuan memasak yang di atas rata-rata, kadang-kadang dia diminta manajer cafe untuk membantu kesibukan di cafe. Meski begitu lama-kelamaan Misaki menganggap keberadaan Usui di sekitarnya menjadi hal biasa.
Menilik karakternya, Misaki adalah siswa yang pekerja keras. Giat belajar, giat bekerja, dan sayang keluarga (tentu saja pada ibu dan adik semata wayangnya). Misaki juga benci laki-laki karena dipicu oleh ayahnya yang pergi meninggalkan dia dan keluarga. Misaki juga benci kekalahan. Dia selalu ingin melakukan sebisa mungkin hal yang menjadi tantangannya. Misaki adalah model untuk siswa sempurna yang patut dicontoh.
Mizutani Shizuku
Satu hal yang penting dalam kehidupan Mizutani Shizuku adalah belajar. Sejak kecil hingga sekarang dia menginjak bangku SMA, belajar adalah satu-satunya kegiatan yang menarik baginya. Di mana pun, kapan pun, Shizuku akan selalu belajar. Bahkan saat dia sedang dijadikan "tawanan" oleh kakak kelasnya, dia mengeluarkan buku dan belajar.
Kehidupan SMA Shizuku mulai terusik saat di tahun pertama masuk, dia tak terpilih menjadi siswa dengan nilai tertinggi. Oleh karena itu, Shizuku semakin terobsesi untuk semakin serius belajar. Tak ada jalan-jalan atau bermain-main. Baginya belajar adalah satu-satunya hal yang harus dia lakukan. Suatu hari, sang guru wali kelas meminta Shizuku untuk menyampaikan buku (plus pesan sih) kepada Yoshida Haru yang sejak awal sekolah tak pernah sekalipun masuk kelas. Mengapa Haru tak pernah masuk kelas? Karena saat awal masuk sekolah Haru sudah terlibat perkelahian dengan kakak kelasnya. Karena itu Haru tak mau pergi ke sekolah lagi. Saat Shizuku datang untuk menemui Haru yang tinggal bersama pamannya, Haru malah melarikan diri. Dia lalu mencegat Shizuku dan menanyai nama Shizuku dengan cara yang tak biasa alias dengan cara yang membuat Shizuku ketakutan. Shizuku pun menolak untuk berhubungan lagi dengan Haru saat diminta oleh wali kelasnya (btw, wali kelasnya aduuuuh kocak). Namun, wali kelasnya mengatakan khawatir Haru akan dikeluarkan, sehingga mau tak mau Shizuku kembali ke rumah Haru. Pertemuan kedua, Shizuku melihat bagaimana sebenarnya Haru sangat ingin bersekolah dan memiliki teman. Shizuku juga melihat Haru polos karena menganggap teman-teman yang meminta uangnya sebagai teman sehingga dia tak perlu sekolah. Ketika Shizuku mengatakan bahwa orang-orang yang meminta uang Haru bukanlah teman, Haru marah dan menyiram Shizuku dengan minuman. Tentu saja Shizuku membalas Haru. Beberapa waktu kemudian, Haru mengetahui kalau perkataan Shizuku benar bahwa teman-teman yang selama ini dianggapnya teman, ternyata memanfaatkannya karena Haru memiliki banyak uang. Haru pun menangis. Shizuku lalu dengan ketus mengatakan seharusnya Haru tidak menangis. Tapi kemudian Shizuku memeluk Haru dan mengatakan bahwa Haru akan dikelilingi orang-orang yang menyayanginya mulai dari sekarang.
Dan kemudian, kehidupan SMA Shizuku berubah total. Sejak mengenal Haru, Shizuku merasa kegiatan belajarnya terganggu. Lebih jauhnya, perasaannya juga terganggu. Sementara itu, Haru berkembang menunjukkan karakternya yang sebenarnya baik namun dia kesulitan menunjukkan cara yang sesuai. Di suatu kesempatan, Shizuku juga menyadari bahwa ternyata Haru adalah perwakilan siswa yang tidak hadir di upacara pembukaan alias siswa terpilih yang mengalahkan posisi Shizuku. Shizuku kemudian menjadi kesulitan untuk mengatur dilemanya. Di satu sisi dia ingin kembali fokus belajar dan meraih kembali peringkat 1-nya, di sisi lain dia tak bisa mengabaikan keberadaan Haru. Bahkan saat akhirnya dia bisa mengalahkan Haru dia merasa kosong alias hampa. Haru sendiri sudah menjadi anak yang bermasalah sejak SMP sehingga semasa SMP-nya dihabiskan untuk belajar semua materi bahkan materi SMA. Karena itu, Haru menjadi salah satu siswa cerdas. Semakin lama mengenal karakter Shizuku, semakin bisa dipahami bagaimana betapa dilemanya Shizuku di antara belajar dan perasaannya. Melalui Shizuku juga kita bisa melihat perkembangan dan rahasia-rahasia Haru yang semakin mencengangkan.
Melihat karakter Shizuku, dia adalah pembelajar sejati. Meski demikian dia sebenarnya termasuk yang kurang peduli dengan sekitar saking sukanya dia dengan belajar sehingga dia sendiri tak punya waktu untuk mencintai dirinya. Keberadaan Haru perlahan membuat Shizuku mencair dari sikap dingin dan cueknya terhadap sekitar.
Oke, sekian dulu karakter gadis-gadis es dari dunia anime....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar